Archive

Archive for the ‘079-085 Kematian Yesus Kristus’ Category

NKB-85, KAR’NA KASIHNYA

February 14, 2011 Leave a comment

NKB-85, KAR’NA KASIHNYA

Mengapa Yesus turun dari sorga, masuk dunia g’lap penuh cela; berdoa dan bergumul dalam taman, cawan pahit pun dit’rimaNya? Mengapa Yesus menderita, didera, dan mahkota duri pun dipakaiNya? Mengapa Yesus mati bagi saya?

KasihNya, ya kar’na kasihNya.

Mengapa Yesus mau pegang tanganku, bila ‘ku di jalan tersesat? Mengapa Yesus b’ri ‘ku kekuatan, bila jiwaku mulai penat?
Mengapa Yesus mau menanggung dosaku, b’ri ‘ku damai serta sukacitaNya? Mengapa Dia mau melindungiku?

KasihNya, ya kar’na kasihNya.

Syair dan lagu: It Was Love; E.G. Heidelberg
Terjemahan: K.P. Nugroho

Advertisements

NKB-84, ‘KU B’RIKAN BAGIMU TUBUHKU DARAHKU

February 14, 2011 Leave a comment

NKB-84, ‘KU B’RIKAN BAGIMU TUBUHKU DARAHKU

‘Ku b’rikan bagimu tubuhKu, darahKu,
engkau pun ‘Ku tebus, selamat jiwamu.
Bagimu ‘Ku b’ri hidupKu; apakah balasmu?
Bagimu ‘Ku b’ri hidupKu; apakah balasmu?

TahtaKu mulia; dan rumah yang gelap,
telah ‘Ku tinggalkan, demi dunia gelap.
‘Ku tinggalkan semuanya; apakah balasmu?
‘Ku tinggalkan semuanya; apakah balasmu?

‘Ku sudah disesah, tersiksa dan pedih,
supaya hilanglah dosamu yang keji.
‘Ku pikul salib bagimu; apakah balasmu?
‘Ku pikul salib bagimu; apakah balasmu?

Dan dari rumahKu, ‘Ku bawa bagimu
kes’lamatan penuh, ampunan, kasihKu.
Bagimu ‘Ku b’ri kurnia; apakah balasmu?
Bagimu ‘Ku b’ri kurnia; apakah balasmu?

Syair: I Gave My Live for Thee; Frances Ridley Havergal
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI
Lagu: Philip P. Bliss

NKB-83, NUN DI BUKIT YANG JAUH

February 14, 2011 Leave a comment

NKB-83, NUN DI BUKIT YANG JAUH

Nun di bukit yang jauh, tampak kayu salib;
lambang kutuk nestapa, cela.
Salib itu tempat Tuhan Mahakudus
menebus umat manusia.

Refrein
Salib itu ‘ku junjung penuh,
hingga tiba saat ajalku.
Salib itu ‘ku rangkul teguh
dan mahkota kelak milikku.

Meski salib itu dicela, dicerca,
bagiku tiada taranya.
Anak Domba kudus masuk dunia gelap,
disalib kar’na dosa dunia.

Indahlah bagiku salib hinia keji,
berlumuran darahNya kudus;
hilanglah dosaku, sucilah hatiku
berkat korban Yesus Penebus.

‘Ku setia tetap ikut jalan salib,
meski diriku pun dicela.
Satu saat kelak ‘ku dibawa pergi
ke tempat kemuliaanNya.

Syair dan lagu: On a Hill Far Away / The Old Rugged Cross; George Bennard Terjemahan: YAMUGER
Hak Cipta: Rodeheaver Co.
Hak Cipta: George Bennard

NKB-82, T’LAH TERDENGAR DI GOLGOTA

February 14, 2011 Leave a comment

NKB-82, T’LAH TERDENGAR DI GOLGOTA

T’lah terdengar di Golgota rintihan lirih dan pedih.
Yesus disalib, didera, menanggung siksa yang keji.

Awan gelap pun turunlah di atas Yesus, Penebus.
Dan musuh-musuh mencerca, mengejek Putra yang kudus.

Cambuk dan tajuk yang kejam harus ditanggung olehNya.
Namun derita terseram saat ditinggal BapaNya.

Wahai dunia, soraklah! Angkat lagumu yang megah!
Yesus t’lah mati disesah, menghapus dosa manusia.

Syair: From Calvary a Cry Was Heard; Cunningham
Terjemahan: F. Suleeman
Lagu: Henry K. Oliver

NKB-81, PANCARAN AIR MILIKNYA

February 14, 2011 Leave a comment

NKB-81, PANCARAN AIR MILIKNYA

Pancaran air milikNya, pun sungai, danau, serta laut,
tetapi Yesus berkesah: “Betapa Aku haus.”

Tikaman tombak yang kejam dan aib dosa manusia,
terpadu dalam ratapanNya di salib Golgota.

Meski dahaga dan lelah, namun tak dihiraukanNya,
kar’na manusia bercela t’rus dirindukanNya.

Ya Yesus, Jurus’lamatku, ‘Kau tanggung aib dosaku;
Dahaga dan sengsaraMu patutlah milikku.

Syair: His Are the Thousand Splarkling Rills; C. F. Alexander Terjemahan: B. Maruta / Tim Nyanyian GKI
Lagu: Samuel Howard

NKB-80, DI BUKIT GOLGOTA

February 14, 2011 Leave a comment

NKB-80, DI BUKIT GOLGOTA

Di bukit Golgota tersalib Tuhanku,
dan dosa dunia ditanggung olehNya.
Tercurah darahNya bagimu, bagiku,
kasihNya yang besar terus terpancarlah.

Pengawal yang kejam mencambuk tubuhNya,
mencaci, mencela, menghujat, mencerca.
Tetapi dosanya dilupakan seg’ra,
ucapan terdengar: “Bapa, ampunilah!”

Ketika didera, sengsaraNya pedih,
Tuhanku berseru kepada BapaNya:
“Eloi, Eloi, lama sabakhtani?”
Derita pun genap ditanggung olehNya.

Syair: Tim Nyanyian GKI
Lagu: Esti W. Kristofera

NKB-79, SAMBIL KEPALAMU ENGKAU TUNDUKKAN

February 14, 2011 Leave a comment

NKB-79, SAMBIL KEPALAMU ENGKAU TUNDUKKAN

Sambil kepalaMu Engkau tundukkan
dan berseru dengan suara besar,
jiwaMu, ya Penebus, ‘Kau serahkan
kepada BapaMu dengan sedar.

Rela ‘Kau, Tuhan, memikul sengsara
pun rela Dikau menghadapi maut.
Di dalam matiMu tampak sejaht’ra
sampai ke akhirnya, ya Anak Daud.

Ya Jurus’lamatku, ‘pabila nanti
‘ku meninggalkan alam yang fana.
B’rilah ‘ku damaiMu di dalam hati
dan pada jalanku t’rangMu baka.

B’ri mataku t’rus memandang salibMu
di kala t’lah menjelang ajalku.
Sambil terus ‘ku dipimpin tanganMu,
b’rilah ‘ku masuk perhentianMu.

Syair: And Now Beloved Lord Thy Soul Resigning; Johann Gottfried Schinkt Terjemahan: B. Maruta
Lagu: Johann Gottfried Schinkt

%d bloggers like this: