Archive

Archive for the ‘080-085 Sengsara Yesus dan Jumat Agung’ Category

PKJ-85, TERPANCANG SALIB DI BUKIT GERSANG

February 26, 2011 Leave a comment

PKJ-85, TERPANCANG SALIB DI BUKIT GERSANG

1. Terpancang salib di bukit gersang, pertanda siksa dan maut kejam. Terpaku Kristus dikayu salib, menanggung nista dan cela. Apa gerangan kesalahanNya, sehingga darahNya tercurah? Apa gerangan yang dilakukan, sehingga mati disalib?

2. KematianNya bukti kasihNya bagi manusia yang berdosa, dan kebangkitanNya anugerah bagi seluruh dunia. Apa gerangan kesalahanNya, sehingga darahNya tercurah? Apa gerangan yang dilakukan, sehingga mati disalib?

PKJ-84, TATKALA KAU KAN DITAWAN

February 26, 2011 Leave a comment

PKJ-84, TATKALA KAU KAN DITAWAN

1. Tatkala Kau kan ditawan, tiada Engkau mau melawan. Hati remuk tak terpri menerima cium keji. Tidak seorangpun kawan, murid semua menghilang, bagaikan domba kelu Kau ikuti penyiksaMu. Bagikulah Kau menyerah, membrikan nyawaMu. Kini jelas aku lepas dari beban dosaku.

2. Kau diludahi, dihina, Kau dipecut dan disiksa, muka terluka, lebam oleh duri tajuk kejam. Ya, Yesus karna dosaku akulah patut dipaku, namun kasihMu besar melepaskan aku cemar. Bagikulah Kau menyerah, membrikan nyawaMu. Kini jelas aku lepas dari beban dosaku.

PKJ-83, PADA MALAM SUNYI DI GETSEMANI

February 26, 2011 Leave a comment

PKJ-83, PADA MALAM SUNYI DI GETSEMANI

1. Pada malam sunyi di Getsemani Yesus bergelut seorang diri. Pohon dan batu pun diam menyaksikan Yesus bergelut seorang diri.

2. Murid-murid Yesus yang mengikutiNya Tidur pulas, tidak mendampingi. Alam terdiam, merasa pahit getir, Yesus bergelut seorang diri.

3. Yesus pun bertarung dalam doaNya: Ambillah cawan dari padaKu, Namun kehendak BapaKu yang jadilah. Yesus bergelut seorang diri.

PKJ-82, LIHATLAH ANAK INSAN

February 26, 2011 Leave a comment

PKJ-82, LIHATLAH ANAK INSAN

1. Lihatlah Anak insan berjubahkan kain ungu. DikepalaNya dikenakan mahkota berduri. Menetes peluh dan darah mengucur basahi bumi, serasa lutut tak mampu menolong tubuh lagi.

2. Bertubi cambuk, tombak melayang menghujam tubuh. bertaburan ludah hinaan dan tawa ejekan. Betapa bunda Maria tersungkur menahan duka; semua kekasih Yesus menangis tersedu.

3. Betapa tak terlintas diakal, dilubuk hati. bahwa Yesus harus dihina dan mati disalib. O Yesus, tolonglah kami, kuatkanlah iman kami, supaya kami fahami tujuan sengsaraMu.

PKJ-81, KISAH NYATA

February 26, 2011 Leave a comment

PKJ-81, KISAH NYATA

1. Kisah nyata terjadi di Golgota: Seorang Putra yang tiada pernah berdosa dihukum, disiksa.

2. Yesus Kristus merelakan diriNya, karna kasihNya kepada umat manusia, dipaku, disalib.

3. Salib Tuhan membisu menyaksikan siksaan kejam oleh orang yang haus dendam, tiada berdaya.

4. Salib kudus pegangan tetap teguh dan pengharapan dalam hidup orang beriman, tak kan tergoyahkan.

PKJ-80, GETSEMANI TEMPAT YESUS BERDOA

February 26, 2011 Leave a comment

PKJ-80, GETSEMANI TEMPAT YESUS BERDOA

1. Getsemani, tempat Yesus berdoa, tubuhNya dibasahi peluh. Tak seorang murid pun bersamaNya; Ia tunduk bergumul berat. Sungguh mulia pergumulanNya, Tanda kasih pada manusia. Marilah, umat yang ditebus, Angkat puji syukur bagiNya.

2. Bunyi doa yang naik pada BapaNya: Ambil cawan getir dariKu, namun jangan kehendakKu yang jadi, tapi kehendakMu jadilah. Sungguh mulia pergumulanNya, Tanda kasih pada manusia. Marilah, umat yang ditebus, Angkat puji syukur bagiNya.

3. Lalu Yesus mendapati muridNya, namun mereka tidur lelap. Bangunlah, jagalah dan berdoalah agar jauh dari pencobaan. Sungguh mulia pergumulanNya, Tanda kasih pada manusia. Marilah, umat yang ditebus, Angkat puji syukur bagiNya.

4. Lalu Yesus kembali bergumullah, makin sungguh-sungguh doaNya: Bapa, jangan kehendakKu yang jadi, Amin, Haleluya! Puji sembahlah Raja yang Maha mulia! Pujilah namaNya, Raja yang perkasa! Amin, Haleluya! Puji sembahlah Raja yang Maha mulia! Tapi kehendakMu jadilah. Sungguh mulia pergumulanNya, Tanda kasih pada manusia. Marilah, umat yang ditebus, Angkat puji syukur bagiNya.

%d bloggers like this: