Archive

Archive for the ‘167-170 Pagi dan Petang’ Category

PKJ-170, TERBITLAH KINI SANG MATAHARI

March 1, 2011 Leave a comment

PKJ-170, TERBITLAH KINI SANG MATAHARI

1. Terbitlah kini Sang Matahari sebagai tanda hari yang baru. Seluruh alam diterangi dan kegelapan sudah berlalu. Lebih dahulu kita lakukan: Mengucap syukur kepada Tuhan, karena Dia yang menjadikan malam gelap dan siang terang.

2. Seluruh satwa riang bernyanyi menyambut pagi dengan ceria. Kita pun patut bertrima kasih kepada Allah, Maha Pencipta. Lebih dahulu kita lakukan: Mengucap syukur kepada Tuhan, karena Dia yang menjadikan malam gelap dan siang terang.

3. Apa pun juga kita lakukan di dalam tugas dan tutur kata, kita lakukan di dalam Tuhan, sambil bersyukur kepada Allah. Lebih dahulu kita lakukan: Mengucap syukur kepada Tuhan, karena Dia yang menjadikan malam gelap dan siang terang.

PKJ-169, SURYA KENCANA RIANG DAN RAMAH

March 1, 2011 Leave a comment

PKJ-169, SURYA KENCANA RIANG DAN RAMAH

1. Surya kencana, riang dan ramah, sesudah malam membuat alam bermandi cahya segar berseri. Semalam suntuk terbaring tubuhku; kini ku bangun; dengan rasa kagum kupandang langit ceria jernih.

2. Indah sempurna ciptaan Tuhan: Ku terkesima takjub melihat karya tanganNya yang agung megah. Bukankah itu perlambang bagiku yang di warnai semarak sorgawi: KerajaanNya di cahya baka.

3. Angkatlah gita bagi Pencipta dan persembahkan bermurah tangan yang kepadaNya kudus berkenan. Pembrian kita yang paling mulia itulah hati bersyukur sejati; kurban yang harum bagaikan menyan.

4. Siang dan malam umatNya aman: tangan Ilahi kan memberkahi yang kepadaNya terus berserah. Kita terbaring dan Tuhan pun hadir; kita terjaga dan Ia siaga; siang dan malam wajahNya cerah.

5. Bapa di sorga, padaMu jua ku pasrah diri di pagi ini; bersama Tuhan mulai langkahku. Tolong kulawan segala godaan; jauhkan itu, supaya ku hidup turut ajaran KerajaanMu.

6. Ingin kulihat dengan gembira bahwa kawanku dapat berkatMu dan karna itu kupuji Engkau. Iri dan loba yang datang menggoda, bisikan setan penuh kedengkian dari hatiku buangkanlah jauh.

7. Bila hatiku Kauberi minum anggur yang pahit derita salib; biar kutrima di dalam iman. Takkan ku hanyut di dukacitaku. Tuhan, Engkaulah Bapaku di sorga; Kau besertaku memikul beban.

8. Memikul salib akhirnya habis; sesudah malam, seusai topan surya kembali bersinar cerah. Aku nantikan terang sukacita, damai abadi di taman sorgawi, memandang Tuhan, Sang Surya baka.

PKJ-168, PADA PAGI INI YANG CERAH

March 1, 2011 Leave a comment

PKJ-168, PADA PAGI INI YANG CERAH

1. Pada pagi ini yang cerah, aku datang padaMu. Kunyanyikan lagu yang merdu atas karya agungMu. Alangkah ajaib kuasaMu yang tiada bandingnya. Langit bumi karya tanganMu dan seluruh isinya.

2. Indah bunga-bunga di lembah, hijau sawah ladangnya. Hutan rimba luas membentang, karya agung tanganMu. Alangkah ajaib kuasaMu yang tiada bandingnya. Langit bumi karya tanganMu dan seluruh isinya.

3. Bulan, matahari, bintang pun, darat serta lautan Tuhan menciptakan semesta; muliakan namaNya! Alangkah ajaib kuasaMu yang tiada bandingnya. Langit bumi karya tanganMu dan seluruh isinya.

PKJ-167, BURUNG MURAI BERNYANYI

March 1, 2011 Leave a comment

PKJ-167, BURUNG MURAI BERNYANYI

1. Burung murai bernyanyi riang gembira, tanda malam berganti siang ceria. Ya, Tuhan Allah, Raja alam raya, padaMu saja kami pun percaya.

2. Fajar terang tlah datang mengusir malam dan kegelapan dosa tlah dienyahkan. Kristus Tuhanlah Fajar kebangkitan yang sudah mengalahkan kematian.

3. Kini kami terbangun menyambut pagi dan menikmati kasih sepanjang hari. Ya Tuhan, Kaulah hari Kebenaran, anugerahkan kami pengharapan.

%d bloggers like this: